Category: local news

  • Bupati Bekasi Terpilih Ade Kunang Jadi Plt Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi,Jio: Kami Tetap Solid

    Bupati Bekasi Terpilih Ade Kunang Jadi Plt Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi,Jio: Kami Tetap Solid

    Partai Demokrasi Persatuan Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bekasi telah mengeluarkan keputusan untuk menunjuk Ade Kuswara Kunang sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi secara resmi.

    Ade adalah pemenang Pilkada Pemilihan Bupati 2024 atau Bupati Terpilih.

    Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bekasi kosong sejak kepemimpinannya dijabat oleh seorang yang lagi menangani kasus hukum.

    Wakil Ketua Bappilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi adalah Jiovanno Nahampun. Jiovanno menjelaskan, melalui rapat internal partai serta usulan dari pengurus dan kader, yang bernama Ade Kuswara Kunang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi.

    “Tampaknya sudah ada saran dari bawah (pengurus dan kader), itu lulusan dari awal Desember 2024. Jadi sudah dua kali rapat, Ade Kuswara menjadi Ketua PLS, Ini pengumuman resmi, ” ujar dia, Sabtu (4/1/2025).

    Meskipun terjadi pergantian kepemimpinan, Jio-nya tetap memastikan bahwa struktur organisasi tetap utuh hingga selesai Musyawarah Cabang (Muscab).

    Dengan penunjukkan ini menunjukkan bahwa pengurus PDI Perjuangan di Bekasi masih tetap fleksibel.

    Bupati Bekasi menuturkan, “Kabar Kabupaten Bekasi tetap masih kuat, padahal hilang seorang, bertambah seribu.”

    “Jadi, partai PDI Perjuangan terus berkembang dan menjadi semakin lebih modern dan luas,” ucapnya.

    “Saya yakin yang ini akan lebih mantap,” kata Sutan Alamsyah, membenarkan bahwa sesuatu telah merupakan hal yang lebih tangguh, karena telah ada kepala daerah terpilih dan lembaga lainnya seperti pimpinan dewan, anggota fraksi.

    Anggota DPRD Kabupaten Bekasi menyatakan bahwa posisi Plt Ketua DPC yang ditanggung Ade Kunang akan dilanjutkan menuju jabatan ketua yang tegas.

    Menurut dia, seluruh pengurus dan kader partai itu sudah sepakat mendukung Edi Kuswara menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan secara aklamasi dalam Muscab mendatang.

    “Mereka pengurus PDI perjuangan di tingkat ranting dan lingkungan harapannya bisa terpilih sebagai ketua definitif, kami sangat mendukung. Ini agar sinergi partai dengan kepala daerah tetap terjalin,” ujarnya.

    Baca berita lainnya di

    Ikuti saluran di WhatsApp:

  • Selesai Ditata, Stasiun Banyuwangi Kota Kembali Beroperasi

    Selesai Ditata, Stasiun Banyuwangi Kota Kembali Beroperasi

    Setelah diselesaikan peremajaaan, stasiun kereta api Banyuwangi Kota yang berada di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi secara resmi dibuka kembali.

    Resmi dilakukan pembukaan kembali pengaturan Stasiun Banyuwangi Kota, yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang diwakili Sekda Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo, pada Jumat (3/1/2025).

    “Posisi pos ini dibuka bertepatan dengan akhir Posko Angkutan Nataru 2024/2025, sebagaimana yang diatur oleh PT KAI,” kata Didiek menurut laman resmi PT KAI.

    Menurut Didiek, tema penataan Stasiun Banyuwangi Kota adalah “Suku Lokal dengan Sentuhan Modern”.


    Baca juga:

    Bahasa lokal merupakan ekspresi budaya etnis yang tercermin dalam arsitektur lokal, yang terdiri atas bentukan atap khas suatu daerah, seperti atap Rumah Adat Osing.

    Marmer atau granit alam yang dimodifikasi.

    Stasiun tersebut juga memiliki unsur kearifan nusantara yang direderivasi menjadi modern seperti anyaman kayu sintetis, penggunaan elemen kayu, serta simbol batik Gajah Oling sebagai imbalannya.

    Beberapa pekerjaan yang dilakukan selama 9 bulan penataan stasiun antara lain pembangunan bangunan baru stasiun, ekspansi dan penataan lahan parkir, pembangunan ruang terbuka umum (plaza), pembangunan teras dan perombakan rerangkaian alur penumpang.

    “Stasiun Banyuwangi Kota adalah salah satu pintu masuk ke Kabupaten Banyuwangi,” kata Didiek. “Bahwa KAI berharap,” tegasnya, “stasiun ini bisa menjadi salah satu ikon baru dan kebanggaan warga Banyuwangi”.

    Pada tahun 2024, Stasiun Banyuwangi Kota telah digunakan oleh 842.562 orang yang naik dan turun kereta.


    Baca juga:

    Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 7 persen pada tahun yang sama dengan jumlah penumpang tahun 2023 yaitu 791.184 penumpang.

    Sementara itu, rata-rata pengguna kereta api di Stasiun Banyuwangi Kota selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 mencapai 3 ribu penumpang per hari.

    Pengguna kereta api di Stasiun Banyuwangi Kota dan stasiun-stasiun lain di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan akan terus meningkat.

    Hal itu terlihat dari okupansi kereta api Blambangan Ekspres, sejak diperpanjang relasinya ke Pasar Senen, tingkat keterisian tempat duduk harian mencapai 150 persen dari 416 tempat duduk.

    Bahkan pada Angkutan Natal 2024/2025, penumpukan harian tertinggi mencapai 245 persen atau 1.019 penumpang sekali jalan.

  • Menyambangi Pasar Loak Kebayoran Lama, Surga Barang Antik di Jakarta

    Menyambangi Pasar Loak Kebayoran Lama, Surga Barang Antik di Jakarta

    Yaitu Kota Selatan hampir selalu punya cerita menarik. Kali ini tentang sebuah tempat yang terkesan klasik tapi masih sangat dicari di kawasan Kebayoran Lama. Di balik gedung-gedung tinggi dan lalu lintas padat, di balik nuggehini sebuah tempat unik yang menawarkan nostalgia dan kejutan luar biasa: Pasar Loak Kebayoran Lama.

    Pasar tersebut menawarkan beberapa barang antik yang populer di kalangan kolektor. Tepat di sekitar itu, terdapat Kampoeng Gallery yang menambah pengalaman berburu barang yang dicari.

    Pasar loak ini terletak di sepanjang Jalan Ciledug Raya, tepatnya di RT/RW 005/007, di wilayah Kebayoran Lama Utara. Lokasinya strategis di samping Stasiun Kebayoran Lama, sehingga dapat dijangkau dengan mudah menggunakan kendaraan umum maupun kendaraan pribadi.

    Jam operasional pasar ini tidak pasti, tetapi biasanya Pasar Loak Kebayoran Lama sibuk mulai dari pukul 12.00 Sore-21.00 WIB.

    Jika kamu ingin mencari lokasi melalui aplikasi maps, Kampoeng Gallery yang masih ada di dalam area ini bisa menjadi titik percepatan pencarian lokasi pasar.

    Mengunjungi Pasar Loak di Kebayoran Lama


    Ensiklopedia “streetwear” yang terdiri dari

    1. Mainan plastik dan figura lambang

    2. Jaket “urban wear”

    3. Berbagai produk remaja musim 90-an

    Salah satunya Iwan (45), mengatakan bahwa ia bekerja di pasar in selama 15 tahun terakhir ini sebagai mata pencaharian utamanya.

    “Orang datang ke sini tidak hanya karena mencari barang murah, tetapi juga menginginkan nilai sejarahnya. Misalnya, kaset-kaset yang sudah lama ini masih dicari oleh kolektor,” kata Iwan sambil menunjukkan tumpukan kaset tua yang dijualnya.

    Pasar ini juga menjadi spaek hubungan bagi masyarakat kolektor dan penggemar barang antik.

    Anita (21), seorang pengunjung terlihat antusias sambil memegang sebuah tas kecil gaya vintage.

    “Saya menyukai tempat ini untuk mencari barang-barang yang unik dan tidak ditemukan di tempat lain. Sebelumnya, saya menemukan koper ini dan ternyata masih sangat baik. Ini akan cocok untuk digunakan sebagai dekorasi rumah saya,” ucapnya.

    Sekarang, Toni, seorang pria berusia 29 tahun yang maniak dengan koleksi mainan retro, bersenang-senang berburu di pasar itu.

    “Pasar ini memiliki barang-barang lama yang sekarang menjadi mahal tiga kali lipat dari tahun 80-an. Jika Anda tahu apa yang dicari, pasar ini menjadi tempat yang menyenangkan,” ujarnya.

    (TWS) bekas.

    “Pada tempat ini juga, kamu bisa membeli,” kata Fitrah (42) salah satu pedagang handphone bekas di Pasar Loak Kebayoran Lama.

    Ternyata, di balik kesenangan berbelanja di pasar ini, pasar ini menghadapi sejumlah tantangan. Lokasinya yang terlalu sempit dan tidak teratur sering kali membuat pengunjung tidak nyaman. Meskipun begitu, para pengusaha dan pembeli terus setia datang ke pasar ini karena suasana yang unik dan khas di tempat ini.

    Kampoeng Gallery: Tempat Nongkrong Khas dengan Barang Antik

    Bagi mereka yang mencari barang seni atau koleksi yang lebih eksklusif, Kampoeng Gallery adalah jawabannya. Berada tidak jauh dari pasar loak, galeri ini menampilkannya barang-barang seni bekas, patung, dan koleksi mainan mobil Hot Wheels, antara lain.

    Di toko antik Kampoeng Gallery, barang-barang di tampilkan dengan sangat terorganisir, memberikan pengalaman berbeda dengan keriuhan yang ada di pasar malam.

    Dinda (27), seorang pengunjung di Galeri Kampoeng, berbagi pendapatnya tentang pemandangan dari koleksi di tempat ini.

    “Saya awalnya penasaran, tapi ternyata tempat ini menyenangkan untuk nongkrong. Banyak barang antik seperti buku, lukisan, dan hiasan dinding yang unik,” ujarnya.

    Selain itu, Kampoeng Gallery juga menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman, seperti kopi hingga minuman ringan lainnya.

    “Biasanya aku hobi nongkrong di sini karena suasana yang berbeda dengan tempat lain,” kata Rangga (18), salah satu pengunjung Kampoeng Gallery. “Karena di sini banyak pajangan barang-barang antik juga,” tambahnya.

    Pasar Loak Kebayoran Lama dan Kampoeng Gallery adalah dua tempat yang berbeda tetapi semakin mendekati rasa pengalaman brburu barang di Jakarta Selatan.

    Kalau pasar loak menawarkan suasana tradisional dan penuh hiruk pikuk, Kampoeng Gallery memberikan sentuhan modern dengan suasana yang lebih damai.

    Baik bagi pecinta muzeum barang antik maupun pecinta seni, destinasi ini wajib dikunjungi. Di tengah keceranian kota Jakarta yang modern, mereka menawarkan pelarian hangat ke dunia nostalgia dan kreativitas.




  • Perjuangan Aipda Andhitya Korbankan Nyawa Selamatkan Turis yang Hampir Tenggelam

    Perjuangan Aipda Andhitya Korbankan Nyawa Selamatkan Turis yang Hampir Tenggelam

    Pada hari Jumat (3/1) sekitar jam 15.30 WIB, Aipda Andhitya Munartono, seorang polisi di Pagerageung, Tasikmalaya, meninggal dunia. Kakek berinisial AM ini tewas saat melakukan penyelamatan terhadap seorang wisatawan yang sedang dalam kemelutan di Pantai Barat Pangandaran.

    Peristiwa tersebut terjadi di depan Hotel Century, Gatru Pantai Karangsari, Pananjung, Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

    Kejadian itu terjadi ketika Andhitya dan rekannya, Bripka Wahyu, berenang di sekitar Pos 4 Pantai Barat Pangandaran dengan keluarganya. Mereka melihat seseorang turis muda bernama Sevina Azahra (14) menghadapi keadaan yang sangat bahaya karena tercemar air.

    Tidak dapat disangsikan lagi, baik Bripka Andhitya maupun Sevina serta saksi mata Supri (48) segera memberikan bantuan. Namun, arus laut yang kuat dan ombakan besar membuatnya hingga terdorong ke arah 40 meter dari bibir pantai.

    Bripka Wahyu berhasil menyelamatkan kehidupannya menggunakan boogie board. Sementara Andhitya dan Sevina akhirnya diselamatkan oleh sebuah kapal nelayan yang sedang berada di tempat itu.

    Sayangnya, Andhitya trauma air lengan laut yang membawanya ke RSDUD Pandega masih terlambat, ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan. Menurut informasi medis, alasan kematiannya adalah tenggelam.

    Dapat Kenaikan Pangkat

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mennyalurkan pujian atas keperwalian Brigadir Polisi Kapten Andithya Munartono. Anumerta tersebut dipasang status pegawai bernama Andithya dari Bripka menjadi Aipda.

    Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Meninggalkan keputusan Tibalan Meninggal Dunia untuk Meningkatii Pangkat Luar Biasa untuk Staf Polri yang namanya terdapat dalam lampiran keputusan ini, berikut mulai tanggal 3 Januari 2025, demikian pemutusan keputusan promosi dalam keterangan resmi dari Mabes Polri, Sabtu (4/1).

    Anggota Polsek Pagerageung, Tasikmalaya, Jawa Barat, meninggal. Sekarang, jenasah anggota polisi tersebut telah dikremasi dengan upacara penghormatan yang dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, AKBP Joko Sulistiono, di Desa Sukapada, Pagerageung, Tasikmalaya, pukul 09.30 WIB pagi tadi.

    Pada saat itu, Joko juga menyampaikan bantuan dari Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus bagi keluarga yang ditinggalkan Korban Aipda Andithya.

  • Bermodal Empat Potong Baju,Awali Kisah Rantau Ilyas Abdurahman Hingga Menjadi Bos Rental Mobil


    Almarhum Ilyas Abdurahman, bos rental mobil di Taman Raya Rajeg Kabupaten Tangerang, dikenal sebagai orang yang’)

    silam yang dermawan oleh warga sekitar.

    Pria asal Aceh itu meneruskan suatu perjalanan hidup yang tidak sederhana. Sebelum mencapai kesuksesannya sebagai pengusaha, ia telah menempuh berbagai jalur bisnis dan menghadapi berbagai proses.

    Qu dari awal bisnis rental mobil ini tidak bermula dari suatu yang besar,” ungkap Agam. “Selain Mazda sedan, ini adalah Xenia

    Orang yang pernah sukses mendirikan bisnis rental, almarhum Ilyas Abdurahman, telah berangkat merantau sebelumnya, hanya membawa empat potong baju melingkung tubuhnya.

    Ilyas berangkat dari kampung halamannya di Aceh menuju Jakarta.

    Mulai dari sales obat-obatan berkeliling dengan menggunakan Kopaja dan beberapa usaha percetakan.

    “Jalan panjang memang yang di Trotsky miliki. Sampai sekarang punya rental mobil dan motor ratusan,” ujarnya.

    Ia mengisahkan tentang keinginan sang ayah ketika usaha rentalnya mulai mengalami pertumbuhan yang signifikan sangat berharap memiliki lahan sawah yang luas di Aceh.

    Dia ingin membeli sawah tersebut untuk keperluan keluarganya.

    “Sudah dilaksanakan tahun lalu di mata saya, Pak, ini sangat membanggakan,” ungkapnya.

    Anak Ilyas Abdurahman lainnya, Rizky Agam Syahputra, juga menceritakan mimpi ayahnya di tahun ini

    Dia ditemukan di rumahnya yang berlokasi di Taman Raya Rajeg Blok i5 No. 14, di Kabupaten Tangerang.

    Pria berusia 24 tahun itu memakai pakaian hitam.

    Mata Rizky tampak terlihat perih membicarakan tentang mimpi ayahnya pada tahun ini.

    Rizky menyampaikan bahwa ayahnya berencana untuk melaksanakan Umroh pada tahun ini.

    Mata Rizky-lah yang menahan sambaran air matanya menetes.

    “Tapi ayah saya menyampaikan pesan, dia ingin ini tahun ini melakukan Haji Furoda,” ujarnya.

    Dia mengatakan bahwa ayahnya khawatir tak lagi akan memiliki waktu untuk melaksanakan ibadah haji.

    “Itu pernyataan ayah saya, ‘saya khawatir saya tidak ada lagi waktu, saya ingin mengerahkan dakwah ke Haji’,” katanya.

    Lalu dikatakannya pada perubahan masa jabatannya milik keluarganya sedang sibuk-sibuknya.

    Ayahnya meneruskannya video yang penuh semangat saat mendengar kabar senang tersebut.

    “Rencana akhir tahun terakhir ayah saya begitu sibuk dan bahagia, karena itu juga libur nasional. Ketika orang-orang liburan, ayah saya pun sangat senang karena mobilnya dan mobil rentalnya bisa digunakan,” katanya.

    Tapi vidio terakhir yang dikirimkan ayahnya dia, itulah kata Rizky.

    “Orangtuaku membuat videocall dan mengucapkan selamat tahun baru dengan harapan semakin sukses dan maju. Tapi, sayangnya, videonya malah videonya yang terakhir kali dengan Ayah,” bunyinya.

    Aksi penembakan sebelumnya berlokasi di Lintasan Pelelangan KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada tanggal 2 Januari 2025.

    Kejadian itu berlangsung pada malam hari dan menyingkapkan nyawa salah satu orang.

  • Kisruh Uang Donasi Agus Salim Selesai,Teh Novi Mundur dari Yayasan,Denny Sumargo Nangis Minta Maaf

    Kisruh Uang Donasi Agus Salim Selesai,Teh Novi Mundur dari Yayasan,Denny Sumargo Nangis Minta Maaf

    Kasus dari uang donasi Bapak Agus Salim akhirnya menemukan jalan keluar

    Kemudian terungkap bahwa uang donasi sebesar Rp 1,3 M itu dimiliki oleh orang lain dan bukan oleh Agus Salim.

    Uang donasi tersebut secara resmi diserahkan kepada korban bencana alam di NTT.

    Teh Novi, yang juga terlibat dalam kasus donasi itu dari awalnya, sangat lega.

    Teh Novi menghadapi masalah dengan beberapa orang karena uang bantuan yang diterimanya itu.

    Saat itu, ia mengundurkan diri dari yayasan setelah masalah donasi uang telah terselesaikan.

    Teh Novi mengaku telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan setelah kasus kontroversi donasi dengan Agus Salim pernah menyudutkannya.

    “Pada tanggal 2 Januari 2025, Saya telah menunda jabatan saya sebagai Ketua Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan. Saya sudah tidak menjabat lagi dan sekarang bisa memfokuskan diri pada laporan keuangan pribadi yang berada di luar yayasan,” kata Novi dalam Konten Instagramnya.

    Novi kini juga bisa lega karena salinan bukti dana donasi Agus Salim telah disertakan dengan baik.

    Ditemukan tengah hadir kembali lagi ke podcast Denny Sumargo, akhirnya nasib uang Rp 1,3 miliar donasi Agus Salim telah menemukan titik terang.

    Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa uang yang terkumpul di rekening Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan (RPK) seharusnya diserahkan untuk membantu korban bencana alam.

    Nantinya Rp 1,3 miliar yang dikumpulkan nanti akan disumbangkan untuk korban bencana alam di Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur.

    Ternyata, dalam pernyataannya, Teh Novi, yang didampingi oleh temannya dari yayasan RPK, mengambarkan bahwa bukti-bukti permutasi akad rekening yayasan RPK telah diserahkan.

    Teh Novi menjelaskan bahwa kunjungan dan tanggung jawab fisiknya atas Agus Salim telah selesai.

    Apa modus operasinya?

    Selanjutnya, Novi memilih untuk menyumbangkan donasinya kepada pihak yang lain karena tidak ada rencana dari Agus Salim untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh yayasan RPK untuk mengalokasikan donasi tersebut.

    Dana donasi yang disediakan untuk proses perawatan kesehatan normal Agus Salim di rumah sakit tidak pernah ditemani Agus Salim.

    “Dari awal kita sudah memiliki niat baik untuk menyarankan beberapa kali. Kita bahkan mengatakan kita akan menempatkan dana kita di JLH/JEC. Berapa nominalnya kita tempatkan (untuk) digunakan.

    “Melainkan sering kali mungkin tidak datang,” ujar Novi.

    Untuk menyokong klaimnya, Teh Novi membawa dokumen bukti ke Denny Sumargo.

    Denny Sumargo mengaku telah merasa lega, karena masalah terkait donasi (uang) telah terselesaikan.

    Bahkan setelah uang donasi yang ditujukan untuk korban gempa di Lewotobi, NTT berhasil dialirkan, Denny Sumargo mengajak undur diri dari masalah tersebut.

    “Ia menyatakan tidak mau terlibat lagi, sehingga hari ini adalah pertemuan terakhir. Jadi, Agus mohon maaf kepada Bang Densu karena tidak bisa melakukan dengan maksimal sebagai mediator. Saya secara terbuka mengakui perasaan sedih tersebut, ” kata Denny Sumargo.

    Denny Sumargo menggambarkan bahwa ia merasa sedih karena podcastnya tidak dapat membantu mediasi antara Teh Novi dan Agus.

    Oleh karena itu, Denny Sumargo mengatakan akan membantu membiayai biaya perawatan Agus.

    “Ia bilang, aku tidak bisa memberi janji apa-apa kepada Agus. Agus mungkin bisa datang saja ke sini aku. Aku akan memberi biaya pengobatan. Kemudian, mereka bisa menaruh Agus di rumah sakit, kamu bisa berobatlah. Aku tidak bisa memberi jawaban lebih lanjut,” jawabnya.

    Denny Sumargo tak bisa menahan air matanya saat meminta maaf kepada Teh Novi.

    Dia menangis dengan spontan bersiap fornati permintaan maaf atas diri /** relativ Novi, guru tersebut mendampingi antara sat kemenangan pertama kuasa hukum, Gerry Julian.

    “Bang Densu, Novi, saya pamit,” ujar Denny Sumargo.

    Kronologi Kasus Agus Salim

    Agus Salim menjadi korban penggelaan air keras yang dilakukan oleh JJS alias Aji kepadanya.

    Agus dan Aji adalah teman kerja di sebuah kafe.

    Karena penyiramann air keras yang dilakukan Aji, Agus Salim menderita kerusakan pada matanya dan akhirnya mengalami kehilangan penglihatan.

    Ibadan yang dialami oleh Agus berbeda, soalnya Teh Novi langsung mengambil inisiatif membuka donasi untuk membantunya.

    Donasi tersebut juga ditemani oleh Denny Sumargo, melalui acara podcastnya, Teh Novi membuka donasi untuk Agus.

    Namun, uang donasi yang telah dikumpulkan sebesar Rp 1,5 Miliar ternyata tidak digunakan Agus untuk pengobatan.

    Istri Agus diduga menyembunyikan uang donasi sejumlah Rp500 juta untuk suaminya.

    Namun uang donasi itu malah dibelanjakan untuk hal-hal lain dan tidak digunakan untuk biaya pengobatan Agus Salim guna memulihkan kesehatannya.

    Pada dugaannya, Istri Agus yang bernama Elmi Nurmala dikatakan akan menilai ulang uang donasi yang diberikan oleh Pratiwi Noviyanthi, setelah Pratiwi mengakuwei dirinya dirugikan.

    “Apa yang terjadi awalnya, saya meminta bantuan untuk mengupdate karena donasi open itu tidak boleh, jadi dipandu oleh yayasan kita, itu namanya monitoring, tidak membuat seseorang menjadi yang bertanggung jawab atas nama dia.”, kata Teh Novi, seperti yang dikutip dari akun TikTok @novi.pny.

    Novi merasa dijengkelkan karena donasi uang yang semula diperkirakan sebesar Rp 500 juta ternyata mengumpul menjadi hingga Rp 1 miliar.

    Novi merasa kecewa dengan perilaku istrinya, Agus, karena tidak jujur tentang donasi yang dikumpulkan untuk suaminya.

    “Saya mendapatkan informasi terakhir.. Saya pulang 500 juta, lalu saya update mencapai 500 juta, tapi saat saya kembali ke rumah, angkanya sudah bergeser ke atas 1 miliar,” kata Teh Novi.

    Membuat Agus gelisah, karena istri beliau dikhawatirkan masih ingin menggunakan BPJS untuk tindakan perawatan suaminya.

    “Bagaimana dia bisa meraup jutaan tapi masih berharap dengan BPJS karena saya tidak menunjukkan berapa total dana donasi yang telah dikumpulkan,” jelas Novi dalam postingannya.

    “Akhirnya masih menggunakan BPJS terakhirnya, tapi biayanya sangat besar, jutaan rupiah,” kata Novi.

    Karena musabab itu, akhirnya Teh Novi mengambil kembali uang donasi sisa dari pihak Agus yang sekarang disimpan di tempat kegiatannya yaitu yayasan.

    Dengan ditemani oleh Farhat Abbas sebagai pengacara Agus, efek sasarannya dan keluarganya kini berusaha membuat upaya untuk memulihkan uang yang dikumpulkan secara sukarela tersebut.

    Pertimbangannya, Agus ingin segera menjalani operasi mata untuk dapat melihat kembali dengan normal.


    Bacakan berita menarik lainnya di

  • Stasiun KRL Karet Akan Ditutup, Apa Alasannya?

    Stasiun KRL Karet Akan Ditutup, Apa Alasannya?

    Perdana Wilayah DKI Jakarta Budi Kaliwoningrumbay mengatakan perusahaan “Stasiun Karet sudah tidak laku dioperasikan lagi. Ini membuktikan waktu belum sampai kita mau baru ada yang memesannya.”

    Erick meninjau kembali sistem transportasi kereta api untuk mengoptimalkan kinerjanya. Salah satu upayanya adalah menutup stasiun Karet karena terlalu dekat dengan stasiun KRL (Kereta Mini LRT) lainnya.

    “Beginilah cara membentuk ekosistem seperti itu,” katanya di Stasiun BNI City, Jakarta Pusat, Rabu (1/1).

    Wacana penutupan Stasiun Karet semakin kuat dengan tecetus langsung oleh Rudi As Aturridha, Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan PT KAI. Menurutnya, jarak Stasiun Karet terlalu dekat dengan Stasiun BNI City.

    “Stasiun Karet ditutup karena sudah sangat dekat dengan BNI City. Jadi, orang yang ingin pergi ke Karet hanya perlu jalan saja. kami sudah menyediakan layanan yang lebih baik hingga ke BNI City, sehingga lalu lintasnya akan lebih lancar,” kata Rudi, dijelaskan detikFinance.

    Rudi mengatakan bahwa mereka saat ini menunggu Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 untuk menentukan kapan stasiun akan ditutup.

    Untuk meningkatkan kinerja sistem transportasi kereta, pemerintah dan KAI juga mengkaji gagasan tentang kereta bandara berhenti di Stasiun Sudirman. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan jumlah pengguna layanan yang saat ini masih relatif rendah.

    .

    ***

    !

  • Nasib Bisnis Kuliner Raffi Ahmad,Satu Persatu Restoran Suami Nagita Tutup,Disebut Tak Viral Lagi

    Dikenal sebagai selebriti dan pebisnis yang sukses, martir bisnis Raffi Ahmad lebih belakangan ini menjadi sorotan.

    Hal itu dipicu oleh kabar yang beredar bahwa bisnis kuliner Raffi Ahmad yang sudah luas ini mulai tutup secara permanen salah satu cabangnya.

    Beberapa pelanggan mulai mengeluh.

    Kondisi bisnis kuliner Rojo Sambel Si AA yang dimiliki selebriti Raffi Ahmad sekarang menjadi sorotan publik.

    Suami Nagita Slavina itu diketahui pernah mengunjungi toko Rojo Sambel yang terletak di daerah Kalibata, Jakarta Selatan.

    Menjengkelkan, tidak hanya terpesona dengan rasa yang enak, namun Raffi pun menanamkan modal besar ke dalamnya dan meminta pemiliknya untuk membuka cabang lain di dekat rumahnya.

    Hal ini terjadi dengan kerja sama antara Raffi Ahmad sebagai aktor dan pendiri memperluas outlet Rojo Sambel yang ada.

    Ayah Rafathar Malik Ahmad mendirikan puluhan cabang Rojo Sambal bukan hanya di Jakarta melainkan juga di daerah lain di Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Batam dan lain-lain.

    Restoran yang bersangkutan memiliki cabang lain diantaranya adalah Bekasi, Bandung, Bangka, Medan, Pekanbaru, Kendari, Palmerah, Banyumanik, Kalibata, BSD City, Batam, Pantai Indah Mutiara, Andara, Tebet, Godean, Soreang, Parung Panjang dan Pondok Gede.

    Akan tetapi, beberapa waktu terakhir ini Rojo Sambel tidak lagi menjadi viral seperti sebelumnya.

    Salah satu gerai yang berada di pusat kuliner RANS Nusantara Hebat, BSD City justru kehilangan kedatangan pengunjung.

    Konsumen juga mengeluh karena banyak menemukan cabang Rojo Sambel tertutup.

    Apa situasi bisnis kuliner yang dimiliki Raffi Ahmad?

    Saya tidak bisa menemukan informasi konteks tentang sebuah postingan tersebut.

    точно Pusat pedagang yang sisi utamanya menjual menu makanan bebek dan ayam yang sudah asap, masih melayani pembeli.

    Rojo Sambel kini membuka cabang baru di Pantai Indah Mutiara.

    “@raffinagita1717

    @rojo.sambel Mantap

    Apakah yang terbaik, sebagai yang disebutkan dalam postingan stories @fanichaniagoo yang direpost @rojo.sambel.

    Para konsumen tetap datang ke cabang Rojo Sambel.

    Raffi Ahmad membuka cabang Rojo Sambel di Lokasi Pantai Indah Mutiara. Pembeli sedang makan di salah satu gerainnya.

    Meski begitu, laporan dari orang-orang di kolom komentar postingan @rojo.sambel di Instagram juga menunjukkan keluhan konsumen.

    Banyak warga internet yang menemukan cabang Rojo Sambel tutup alias tidak buka di daerah mereka.

    Akhirnya saya ke Rojo Sambel Godean di Jogja minggu kemarin tapi sudah tutup, apakah sudah buka lagi?

    Pihak “Daftar Komentar” tutup cabang situs Twitternya dengan mendadak, atau sudah menutup dengan sementara atau permanen?

    Bulan depan tempat makan di Harapan Indah Bekasi itu tutup ya?

    Ciao: ” Apakah Cica Map kalian udah pernah PPPunta tempat ini? wajahnya cukup berbeda karena saya pikir tempat ini lokasinya minority ppl sesuai kesan yang saya dapat.”


    Artikel ini diolah dari

  • Tri Adhianto Buka Sayembara Rp 10 Juta untuk Tangkap Pelaku Vandalisme Karya Seni di Kalimalang

    Tri Adhianto Buka Sayembara Rp 10 Juta untuk Tangkap Pelaku Vandalisme Karya Seni di Kalimalang

    Pada suatu kalangan para penyelidik, makan apakah orang yang mampu mengungkap orang-orang yang menghancurkan infrastruktur di Jalan Kalimalang, Kota Bekasi, akan menerima hadiah uang sekitar Rp 10 juta.

    “Kompetisi senilai Rp 10 juta untuk mengungkap pelaku vandalism. Saya akan memberikan hadiah tersebut bagi siapa saja yang dapat membantu,” kata Tri melalui Instagram resminya, seperti dilansir pada Sabtu (4/1/2025).

    Tri meminta warga Bekasi untuk mengirimkan informasi (mengirim pesan atau WA) kepada akun Instagram-nya jika Anda mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas umum tersebut.

    “Jika Anda memiliki informasi, segera laporlan melalui privasi saya,” kata Tri.


    Baca juga:

    Mereka memastikan proses hukum dan ksatria sosial akan dilakukan terhadap korban untuk memberikan kesan yang mengalir.

    “Saya akan memproses pelaku dengan ancaman hukum dan sanksi sosial,” demikanya.

    “Dia mengungkapkan bahwa selama ia menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, ia telah memberi ruang yang luas bagi seniman untuk berkreasi.

    “Seperti komunitas mural yang menghiasi tiang jalan tol Becakayu dan lokasi-lokasi lainnya dengan strategis. Mural-mural ini bukan hanya merupakan seni, tetapi juga simbol kreativitas dan kebanggaan masyarakat kita,” jawab pria itu.

    Merasa menyesal, vandalisme tidak hanya merusak karya seni yang cantik, melainkan juga retaknya semangat kesabaran bersama.

    “Hayatilah keindahan Kota Bekasi bersama-kita. Kota ini ser-eluh milik kita, bersama-semua kita jaga dan bangun bersama,” ucapnya.


    Baca juga:

    Pahalaman menší seni di seberang Galeria Metropolitan Grand, Jalan K.h Noer Ali, Kalimalang, Kota Bekasi, kini menjadi sasaran kejahatan vandalisme.

    Karya yang semula indah dan membuat Kota Bekasi begitu berwarna-warni sekarang telah berlalu. Coretan-coretan vandalisme telah menutup keindahannya.

    Tak hanya seni batas jalan tol yang menjadi target vandalisme, terumbu beton tanaman juga sering disakiti dan dirusak.

    Sehingga, keindahan karya seni di tengah keributan di Kota Bekasi menjadi sia-sia. Kesannya menjadi terlupakan semakin kukuh karena kurangnya petugas keamanan yang berlalu lintas di lokasi tersebut.

  • Penamaan Flyover Laksamana Ladi yang Baru di Batam Menuai Protes, Kepala BP Minta Maaf

    Penamaan Flyover Laksamana Ladi yang Baru di Batam Menuai Protes, Kepala BP Minta Maaf

    Sebuah perdebatan terjadi di Provinsi Kepulauan Riau. Polemik itu dimulai dari penamaan jembatan yang diberi nama Laksamana Ladi, yang dipilih oleh tokoh lokal Melayu bernama persatuan BP Batam.

    Semenjak dibuka, Kepala BP Batam yang juga Walikota Batam Muhammad Rudi meresmikan miniatur Semenanjung Malaysia itu pada 31 Desember 2024 lalu. Banyak orang yang penasaran dengan nama provinsi tersebut. Tidak hanya bertanya, namun juga pengaduan kemarah juga disampaikan. Salah satunya pengaduan keras dilayangkan Lembaga Adat Melayu atau LAM, Kepulauan Riau, Kota Batam.

    Asal nama Laksamana Ladi

    Riau-Lingga.

    Laksamana Ladi dihimpun sebagai seorang komandan armada laut yang tangguh, memperlihatkan keberanian dalam menjaga wilayah perairan di sekitar Provinsi Kepulauan Riau,” uraian tersebut menyebut. Konsep itu juga disampaikan melalui siaran pers oleh media yang bekerja sama dengan BP Batam.

    Pengisian itu juga yang membuat Ketua LAM Kepri Kota Batam YM H. Raja Muhamad Amin marah dan protes. “Kami tidak termasuk dalam pendapat perumusan nama itu, saya JW ambil juluk bad cops, kita terkejut ketika melihat di media sosial, ada jembatan bernama Laksamana Ladi,” kata Raja, kepada Tempo, Kamis 2 Januari 2025.




    Saya tidak dapat meniru paragraf untuk tahun 2024 karena masih belum masuk ke masa depan. Namun saya dapat menuliskan kalimat tersebut ulang dengan versi lainnya:

    “Mantan Kepala BP Batam Muhammad Rudi secara resmi membuka jembatan Sungai Ladi, Batam, Kepulauan Riau, selasa tanggal 31 Desember. Dokumentasi Humas BP Batam

    Raja juga mendapatkan pertanyaan dari para tokoh Melayu di Kepri tentang asal usul nama tersebut. Namun, dia tidak bisa menjelaskannya karena tidak terlibat dalam penamaan tersebut.

    Selanjutnya saya menghubungi lima tokoh Melayu Kerajaan Riau Lingga di Kepri, dan bertanya apakah mereka pernah mendengar tentang Laksamana Ladi yang disebutkan BP Batam untuk nama jembatan ini. Para tokoh itu semua mengatakan bahwa mereka tidak pernah mendengar nama Laksamana Ladi, tetapi mereka mengenal kata Ladi, termasuk suku Ladi, namun bukan Laksamana Ladi, apatah lagi tidak dinobatkan sebagai tokoh Melayu Riau Lingga.

    Pernyataan LAM Batam

    Laksamana Ladi. “Memang tidak terlambat untuk merubah itu, kita sudah mengirimkan protes dan meminta BP mengelaskan literatur ilmiah tentang penamaan jembatan itu,” katanya.

    Saat sambilan genser protes itu, Humas BP Batam bukannya menjawab暮uat yang timbul menggambarkan kemudian-I mengunggah narasi baru. Misalnya, tentang jembatan aman yang dilalui dalam rilis pers yang berjudul “Fly Over Laksamana Ladi Aman Dilalui”, diterbitkan pada tanggal 2 Januari 2025, serta komentar warga yang senang dengan flyover tersebut dalam rilis pers yang berjudul “Warga Sekupang Rasakan Manfaat Flyover Laksamana Ladi Batam” diunggah di tanggal yang sama.

    Saya tidak bisa menemukan informasi tentang perubahan nama jembatan flyover Sungai Ladi. Bisa saya membantu Anda dengan hal lain?

    Namun pada akhirnya, pada Kamis 2 Januari 2024 sekitar malam 20.00 WIB, Kepala Bapeda Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan permintaan maaf terkait nama tersebut. Permintaan maaf disampaikan melalui siaran pers tertulis, berjudul “Muhammad Rudi : Jembatan di atas Sungai Ladi Tetap Hanya Identitas Batam”.

    “Saya meminta maaf atas rencana yang telah menimpa kita. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan dari seluruh komunitas Batam, yang telah mendukung pembangunan Jembatan Sungai Ladi ini,” kata Rudi.

    Rudi menyangkal bahwa jembatan flyover ini akan bernama “Flyover Laksamana Ladi” di masa depan. Nama yang akan digunakan adalah “Flyover Sungai Ladi” setelah diusahakan dan didengarkan masukan dari beberapa tokoh dan tokoh masyarakat.

    LAM selalu melibatkan diri dalam menciptakan ikon-ikon baru. Sebab Batam terletak di tanah Melayu, di mana sejarah bangsa tersebut membentang. “LAM Batam berharap di masa mendatang, isu nama yang menjadi polemik seperti ini tidak akan muncul lagi,” ungkapnya.

    Peneliti BRIN dan sejarawan Provinsi Kepri, Dedi Arman, juga mengemukakan hal yang sama. Menurutnya, penamaan setiap ikon di daerah harus dilengkapi dengan sumber. “Misalkan disebut Laksamana Kerajaan Riau Lingga, dari mana sumber sejarahnya?”, tukas Dedi.



    Pilihan editor:



    Pengamat pariwisata dan Ombudsman menyoroti izin bangunan yang menutup ikon “Selamat Datang di Batam”.