Persebaya Surabaya rencananya akan membawa seorang penyerang dari Eropa, sosok pemain asal Portugal ini baru saja meninggalkan klub Liga Korsel baru-baru ini.
Seperti yang diketahui, kabar terbaru dari Persebaya Surabaya menyebutkan bahwa mereka akan menggaji 4 pemain baru.
Empat pemain yang dipanggil, dua di antaranya adalah pemain asing.
Kata-kata rahasia tentang pemain asing yang akan datang adalah pemain tengah berposisi strictly asal Eropa.
Seorang pemain penyerang yang awalnya dipandang sebagai sasaran bisa benar-benar diverifikasi ke arah ini karena sesuai dengan petunjuk yang beredar.
Dikabarkan nama pemain penyerang Jucie Lupeta dari Portugal telah disebutkan sebagai calon pemain untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya beberapa waktu yang lalu.
Pengeluaran pemain dengan nilai pasar Rp 3,48 Miliar itu makin_specs terjadi dari kabar terbaru bahwa pemain itu telah meninggalkan klub Liga Korsel yang pernah ia bela.
Benar-benar menyenangkan. Kami bersenang-senang. Tapi sayangnya sekarang, aku harus pergi. Waktunya telah tiba untuk mengucapkan selamat tinggal kepada klub sepak bola yang OUTSTANDING ini, Bucheon FC 1995.
Saya tahu Anda pasti merasa sedih dengan kejadian ini, tetapi saya akan keluar dengan hati yang tegar dan pikiran yang biru. Saya tidak akan melupakan momen-momen berharga yang kita lalui bersama. Kenangan kita akan tetap bertahan. Aku akan menyimpan semua momen khusus dan kuat bersama kita untuk selamanya.
Saya hanya mengharapkan kemajuan luar biasa untuk kita semua yang mengikuti klub luar biasa ini, baik dari dalam maupun dari luar. Selalu lakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan setiap hari.
Saya telah merindukan Anda. Semoga Tuhan Sentiasa Menghibur Jalan Anda. Kalian telah memberikan saya begitu banyak. Saya tidak merasakan apa pun selain Kasih Sayang untuk kalian semua. Terima kasih sekali lagi… Terima kasih.
“Aku akan selalu ada di samping kalian, Aku akan selalu mendukung kalian. Aku akan selalu mencintai kalian.”_paper ulang Jucie Lupeta dalam akun Instagramnya.
Keterangan tentang staf bworang empat menunjuklah tentang Jucie Lupeta menjadi atlit tim Bucheon FC dari pihak klub tersebut tentang 5 Juli yang telah ketinggalan musim yang lalu.
Dia telah mencetak 8 gol dan memberikan 6 assist dalam 49 penampilannya.
Dengan pergi-nya Jucie Lupeta ke klub Bucheon FC, apakah Persebaya Surabaya akan menunjukkan minat mereka untuk menandatangani pemain 31 tahun tersebut kembali?
Joaquin Manuel Welo Lupeta, yang lebih dikenal dengan nama Jucie Lupeta, adalah seorang pemain sepak bola profesional yang lahir di Lourinha, Portugal.
Jucie Lupeta lahir pada tanggal 24 Maret 1993, bertanda waktunya sang perempuan itu telah memasuki usia 31 tahun.
Jucie Lupeta memainkan posisi penyerang jenis tengah serangan depan.
Jucie Lupeta memulai karirnya bersama Porto U-19, sebuah klub Portugal, pada tanggal 1 Juli 2010.
Pemain warga Belanda itu sepertinya telah memutuskan untuk keluar dari Porto dansan under-19 sehabis musim berjalan selama dua tahun.
Setelah keluar dari tim U-19 di Porto, Jucie Lupeta tutup rentangnya tanpa ada klub yang menertawanya.
Sampai tanggal 13 Mei 2013, ia kembali bergabung dengan Videoton FC, sebuah klub asal Hongaria.
Setelah berlatih bersama Videoton FC, Jucie Lupeta mulai memulai karirnya di beberapa klub di berbagai negara.
Jucie Lupeta tak hanya bermain di Hungaria dan Portugal, tetapi juga telah mengunjungi Afrika Selatan, Slovenia, Israel, Rumania, dan Korea Selatan.
Terkuat, Jucie Lupeta pernah bermain untuk klub-klub top, seperti Ajax Cape Town, Bidvest Wits FC, NK Celje, NK Olimpija, Petah Tikva, dan Botosani FC.
Saat ini, Jucie Lupeta berstatus sebagai pemain Liga Kedua Korea Selatan, Bucheon FC 1995.
Bersama Bucehon Football Club thn. 1995, Jucie Lupeta telah melakukan 49 pertandingan yang mencetak 8 gol dan 6 assist.
Prestasi terbaiknya tampaknya terlihat saat menjadi anggota klub Israel Maccabi Jaffa.
Pada suatu ketika, Jucie Lupeta berhasil menyumbangkan 12 gol dan 2 asist selama 33 pertandingan.
Namun, Jucie lupeta juga memanian dipanggil ke Timnas U-18 Portugal untuk mengkuat tim tersebut.
Dia mampu mencetak 4 gol dari 9 pertandingan bersama Timnas U-18 Portugal.
Jucie Lupeta adalah seorang pengebom berbakat dengan kemampuan beragam.
Ia dikenal sebagai pemain yang ahli membaca lapangan dan menggunakan peluang yang disediakan untuk menciptakan sebuah gol ke gawang lawan.
Juhi Lupeta juga terkenal agresif saat beraksi di lapangan.
Bukan itu saja, penyerang 31 tahun tersebut juga tidak pernah takut saat melawan pemain bertahan lawan.
Jucie Lupeta adalah seorang pemain yang memiliki habit untuk mencetak gol.
Ia mampu mengubah peluang sekecil-kecil menjadi peluang besar.
Dia juga dikenal sebagai pemain pertahanan yang mampu mengembalikan bola ke garis depan.
Jucie Lupeta juga mampu melakukan gesekan ke dalam kotak penalti.
Dia juga memiliki keseimbangan di body yang kuat sehingga tidak mudah jatuh oleh lawan.
Jucie Lupeta memiliki kemampuan serupa dengan dua pemain pendahulunya di Persebaya Surabaya, yaitu David da Silva dan Pacho Kenmogne.
Dengan tinggi badannya 1,88 meter, Jucie Lupeta bisa menangkap bola udara dengan mudah.
Badan Jucie Lupeta yang besar dan lebar memungkinkannya menutup lawan dair ruang.
Hingga, para pemain lawan sulit merebut bola yang telah dimenangkan oleh Jucie Lupeta.
Biodata Jucie Lupeta
Berikut adalah informasi Nama: Joaquin Manuel Welo Lupeta
Tanggal lahir : 24 Maret 1993 (usia 31 tahun)
Tempat asal : Lourinha, Portugal
Tinggi : 1,88 m
Nama Besar : José Paulo – Mateus Kalemba
Posisi : Penyerang – Flank – Tengah
Kaki : Kanan
Agen pemain : –
Saat Ini Klub : Bucheon FC 1995
Tamu Masuk : 5 Juli 2023
Masa kontrak berakhir : 31 Desember 2024
Harga pasar : Rp3,48 triliun (per 14 Juni 2024)
Riwayat Transfer Klub
FC Porto U-19 : 1 Juli 2010
Bilamana tanpa klubbuku : 1 Juli 2012
Videoton FC : 13 Mei 2013
Witoria Setubal : 10 Agustus 2014
Bidvest Wits FC : 11 Agustus 2015
Ajax Cape Town (1 Juli 2016)
NKCelje : 15 Februari 2017
NK Olimpija : 24 Agustus 2018
Molitville Petah Tikva : 5 November 2020
FC Arges : 1 Juli 2021
Polisi Botoșani : 15 September 2021
Kabilio Jaffa : 28 Juli 2022
Buchen FC : 5 Juli 2023
Catatan Statistik Berdasarkan Klub
Bucheon FC 1995: 49 pertandingan, mencetak 8 gol, menyediakan 6 assists, menerima 9 kartu kuning, dan bermain selama 3.201 menit.
NK Celje : 51 pertandingan, 7 gol, 4 assist, 9 kartu kuning, dan 3.659 menit bermain.
NK Olimpija Ljubljana : 39 pertandingan, 9 gol, 1 bantuan, 9 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 1.503 menit pertandingan.
Maccabi Jaffa : 33 pertandingan, 12 gol, 2 gol bantuan, 6 kartu kuning, dan 1.808 menit bermain.
Botosani FC: 16 pertandingan, 1 gol, 3 kartu kuning, dan 302 menit bermain.
Bidvest Wits FC: 14 pertandingan, 5 kartu kuning hukuman, dan 611 menit bermain.
Vitoria Setubal FC : 14 pertandingan, 1 gol, 1 bantuan, 1 kartu merah, dan 572 menit bermain.
Parahalangan Maccabi Petrah Tikva : 10 pertandingan, 2 kartu kuning, dan 361 menit bermain.
Fehevar FC : 6 pertandingan, 1 kartu kuning, dan 81 menit bermain.
Ajax Cape Town (-2020) : 6 pertandingan dan bak waktu bermain 97 menit.
ACSC FC Arges: 5 pertandingan dan 315 menit bermain.
Catatan Statistik Berdasarkan Klub
Liga Nasional: 222 pertandingan, 36 but-thalib, 13 asist, 40 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 11.330 menonton.
Piala Domestik : 20 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 5 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 1.130 menit bermain.
Kejuaraan Dunia : 1 pertandingan dengan waktu bermain 50 menit.
Karier Tim Nasional
Timnas U-18 Portugal melaksanakan 9 pertandingan, mencetak 4 gol, mendapatkan 1 kartu kuning, dan bermain selama 441 menit.