Pengguna kiranya perlu memahami beberapa hal fundamental mengenai topologi tree ketika mengajari soal jaringan komputer. Salah satu hal fundamental yang perlu dipahami itu adalah tanda-tanda topologi tree.
Pengenalan: Dalam menciptakan koneksi yang memungkinkan beberapa komputer untuk berinteraksi dan mentransfer data, jaringan komputer didukung oleh topologi. Topologi menunjukkan cara atau uu konfigurasi untuk menghubungkan komputer.
Baca juga:
Dalam jaringan komputer, ada beberapa jenis topologi, salah satu yang disebut di sini adalah topologi tree. Setiap jenis topologi, termasuk topologi tree, memiliki karakteristik tersendiri.
Informasi tentang ciri-ciri atau karakteristik topologi tree diperlukan agar pengguna yang sedang belajar jaringan komputer dapat membedakannya dengan jenis topologi lain. Oleh karena itu, artikel ini akan menjelaskan secara rinci karakteristik topologi tree.
Lantas, apa saja karakteristik utama dari topologi tree? Jika tertarik untuk belajar lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini tentang ciri-ciri topologi tree.
Pengertian topologi tree
Sebelum mengetahui cirri-cirinya atau karakteristiknya, pengguna sebaiknya memahami dahulu apa itu topologi tree. Pahamilah pengertian topologi tree karena ada beberapa istilah atau konsep yang terkait dengan karakteristiknya nanti.
Berikut adalah pertanyaan:
Apa itu topologi tree? Topologi tree adalah konfigurasi jaringan komputer di mana setiap komputer saling terhubung dalam sebuah struktur yang berjenjang. Pada struktur tersebut, setidaknya terdapat tiga tingkat yang berbeda.
Topologi tree biasanya juga disebut topologi hierarkis karena memiliki organisasi elemen-elemen yang dihubungkan dalam struktur yang mirip seperti pohon, dengan format yang mirip gabungan antara star dan bus.
Topologi pohon banyak digunakan untuk mengatur transfer data antara titik atau komputer server dan workstation di jaringan perusahaan.
Dalam topologi pohon, dua simpul yang terhubung tidak dapat memiliki lebih dari satu sambungan jaringan, sehingga hanya ada satu hubungan di antara mereka.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, di dalam jaringan komputer, topologi tree dalam beberapa kasus juga dikenal sebagai topologi star-bus karena konfigurasinya secara bersamaan menggabungkan ciri-ciri dari kedua topologi tersebut untuk menciptakan struktur mirip pohon.
Di topologi ini, setiap cabang saluran di isi dengan konfigurasi seperti pada jaringan bintang. Kemudian untuk saluran utamanya atau strukturnya, topologi buah rancang menggunakan konfigurasi seperti pada jaringan bus.
Saluran utama atau bus dalam topologi lintasan dapat terhubung ke salah satu atau lebih bus dan perangkat penghubung pita lawan, kemudian, saluran bus akan terhubung ke salah satu atau lebih titik dalam jaringan yang bersabang.
Topologi pohon dapat dikatakan adalah metode untuk menghubungkan jaringan komputer yang sangat fleksibel. Sebab, pengguna dapat menambahkan node ke jaringan ini dengan hanya memperluas jaringan di setiap cabang.
Meski sangat fleksibel, topologi pohon (tree) memiliki satu kelemahan yang cukup penting. Dalam topologi pohon, jika node utama mengalami gangguan atau rusak, semua sistem jaringan akan terganggu pula karena semua node tersambungkan ke node utama.
Berikut adalah penjelasan ringkas tentang topologi tree. Setelah memahami konsep dasar ini, untuk mencari informasi lebih lanjut tentang karakteristik topologi tree, silakan baca penjelasan berikutnya.
Baca juga:
Ciri-ciri topologi tree
Terdapat ciri-ciri topologi tree dalam jaringan komputer yang membedakannya dari jenis topologi lainnya. Misalnya, topologi tree memiliki konfigurasi yang menggabungkan unsur-unsur dari topologi bus dan berbasis bintang.
Kemudian, topologi tree memiliki struktur yang berbentuk seperti pohon. Selain itu, ada beberapa ciri-ciri topologi tree lain yang penting untuk dipahami. Diantaranya adalah sebagai berikut:
-
memiliki konfigurasi jaringan yaitu campuran dari topologi bus dan Bintang.
-
Memiliki rangkaian sistem pipe yang memiliki bentuk multilevel seperti struktur pokok.
-
Dalam topologi pohon, pengguna dapat menambahkan lebih banyak perangkat di area atau lokasi tertentu dengan memperluas topologi bintang yang terhubung ke kabel inti.
-
Jika salah satu komputer dalam jaringan mengalami gangguan, operasional di jaringan itu sendiri tidak akan terganggu.
-
Karena adanya Switch atau Hub, transferan data jaringannya dapat berjalan cukup lancar serta lebih aman.
-
Topologi pohon cocok digunakan untuk merancang jaringan pada skala kecil hingga besar.
Berikut adalah ciri-ciri topologi tree dalam jaringan komputer yang perlu dipahami. Dengan memahami sifat-sifatnya, pengguna akan lebih mudah mengenali dan membedakan topologi tree dengan jenis topologi lainnya.
Selain memiliki karakteristik yang unik, topologi lintasan besar (topologi tree) juga memiliki cara kerja khusus dalam menghubungkan beberapa komputer di jaringan. Bagaimana maka penerapan dari topologi tree?
Jika ingin memahami lebih lanjut, silakan perhatikan penjelasan di bawah ini mengenai cara kerja struktur tree dalam menghubungkan beberapa komputer dalam jaringan.
Cara kerja topologi tree
Struktur topologi tree secara ringkas terdiri dari hubungan antara sel node server atau node utama, node penghubung, dan node akhir. Ketika node server ingin menghubungi komputer akhir, server akan mengidentifikasi alamat tujuan dan data yang harus dikirimkan.
Berdasarkan pertimbangan tersebut, server akan mengirimkan sinyal ke kabel utama setelah totalitas paket data telah dibuat. Datapun yang dikirim akan semata-mata melewati kedua genting saluran nadi utama.
Kemudian, paket akan pergi ke Switch terlebih dahulu. Setelah menerima paket, Switch akan memeriksa alamat tujuan paket. Switch akan otomatis mengalihkan paket, jika alamat tujuan tidak sesuai dengan node akhir di cabangnya.
Paket akan diteruskan ke bagian lain dari jaringan (Switch) yang paling sesuai jika tidak ada sambungan yang tepat di Switch yang pertama. Kemudian, Switch lainnya akan memeriksa alamat tujuan dari paket supra waktu itu kembali. Jika paket itu sesuai dengan Switch lainnya, Switch akan mengirimkan paket data tersebut ke pusat akhir premium berdasarkan pada tujuan yang dinyatakan.
Berikut beberapa hal dasar yang perlu diketahui terkait topologi tree:
1. Fungsi topologi tree
2. Jenis-jenis topologi tree
3. Kelebihan dan kekurangan topologi tree
Berikutnya, apa sebenarnya tujuan aplikasi topologi tree? Bila Anda ingin menyimak penjelasan tentang fungsi topologi tree, silakan cek rangkuman di bawah ini.
Fungsi topologi tree
Sama seperti jenis topologi lain, tujuan optimalisasi topologi tree secara umum adalah untuk mengkoneksikan beberapa komputer dalam jaringan agar bisa saling berkomunikasi, mentransfer data, serta berbagai sumber daya.
Topologi pohon cocok digunakan untuk mendukung kebutuhan jaringan dalam skala daerah yang luas.
Topologi pohon dapat digunakan di jaringan di sebuah perusahaan atau bangunan yang terdiri dari beberapa lantai. Pada area yang luas, penggunaan jenis topologi dasar seperti topologi persegi atau topologi bus, tidak menjadi cukup efektif dan efisien untuk menghubungkan komputer.
Topologi bintang yang digunakan di area yang lebih luas mungkin akan lebih mahal. Begitu pula dengan topologi bus, yang bisa membuat pengguna memerlukan lebih banyak kabel utama atau backbone.
Dengan demikian, pengguna dapat merancang saluran utama kuat untuk menghubungkan jaringan di satu area dengan area lainnya, menggunakan topologi tree.
Selanjutnya, di setiap daerah, pengguna dapat meletakkan perangkat penghubung seperti HUB atau SWITCH untuk menghubungkan nod ke jaringan utama.
Fungsi topologi pohon utamanya adalah untuk membuat jaringan yang besar dan kompleks. Dalam topologi pohon, jaringan dibangun agar dapat melintasi jarak yang luas dan mendukung banyak perangkat.
Berikut beberapa jenis topologi tree yang perlu diketahui. Dalam prakteknya, topologi tree terdiri dari beberapa jenis. Salah satu yang sering digunakan, apa saja kah? Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah beberapa jenis topologi tree yang sering digunakan.
Jenis topologi tree
Terdapat tiga jenis topologi jaringan berbentuk pohon yang umum digunakan, yaitu Bus Tree Topology, Cluster Tree Topology, dan Spanning Tree Topology. Kategori-kategori tersebut dapat dibedakan berdasarkan cara konfigurasi topologi pohon tersebut didirikan.
Rincian lebih lanjut tentang setiap jenis topologi pohon dapat dijelaskan sebagai berikut.
-
Jenis topologi tree ini memiliki kabel “backbone” yang bertanggung jawab atas komunikasi di seluruh. Kabel “backbone” itu terhubung ke node pusat, bukan ke setiap komputer secara terpisah.
-
Atau topologi ini tidak harus selalu dengan komputer terlebih dahulu, dia bisa jalan dengan baik dengan menggunakan perangkat baru dengan fasilitas atau fitur terhubung yang menggunakan panel bersama atau mengggunakan macam-macam Cloud sistem.
-
Jenis topologi pohon ini menghubungkan setiap node dalam satu antarmuka. Topologi Spanning Tree lebih sering menggunakan kabel backbone utama untuk menghubungkan beberapa cluster yang ada di seluruh jaringan komputer.
Berikut penjelasan dan kegunaan topologi tree dalam menghubungkan beberapa komputer atau node. Topologi tree memiliki kelebihan untuk digunakan dalam mengembangkan jaringan skala besar, tetapi pada kenyataannya juga memiliki beberapa kelemahan.
Lantas, apa saja manfaat serta kekurangan dari topologi tree? Untuk lebih detailnya, silakan baca uraian di bawah ini tentang manfaat serta kekurangan topologi tree.
Berikut adalah kelebihan dan kekurangan topologi tree dalam jaringan komputer:
Kelebihan:
* Memudahkan penambahan dan penghapusan komputer yang terhubung ke jaringan.
* Membantu meningkatkan keamanan jaringan dengan cara membatasi akses yang tidak sah.
* Mengurangi biaya perawatan karena mudah dipelihara.
* Mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam melakukan proses recover data.
Kekurangan:
* Menghabiskan waktu yang lama untuk mencari jalur kosong dalam melakukan proses transmisi data.
* Mengalami ketergantungan pada satu komputer yang menjalankan server.
* Hambatan dalam melakukan proses broadcast dan distribusi data.
Topologi tree memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Salah satu keunggulan topologi tree adalah memiliki skalabilitas tinggi yang mudah diperluas dan lebih tahan terhadap gangguan atau kerusakan dalam jaringan.
Berikut adalah jelaskan beberapa kebaikan dan kekurangan topologi jaringan Tree lebih lanjut:
Kelebihan topologi tree
-
Topologi ini menyediakan skalabilitas tinggi karena setiap node cabang dapat menambahkan satu atau beberapa node tambahan pada rantai hierarkis.
-
Jaringan Topologi Tree lebih tahan terhadap gangguan karena setiap kerusakan yang terjadi pada satu nodus tidak akan mempengaruhi kinerja nodus yang lain.
-
Pertahankan atau manajemen jaringan dengan topologi rantai lebih mudah.
-
Mengidentifikasi masalah jaringan pada topologi pohon (tree topology) menjadi lebih mudah dilakukan.
-
Jaringan tombol berbasis pohon lebih aman karena data dapat diawalih terlebih dahulu ke titik tengahnya, sehingga tidak perlu dikirim ke seluruh titik yang tidak membutuhkannya.
Kekurangan topologi tree
-
Rantai tipe topologi lebih rumit dalam pengaturannya bila dibandingkan dengan jenis topologi lainnya.
-
Semakin tambah banyak node yang ditambahkan, menjadikan pemeliharaan topologi tree menjadi semakin sulit.
-
Topologi tree sangat terpusat pada komputer atau sumber utama. Jika sumber utama mengalami kerusakan maka semua komputer akan mengalami masalah.
-
Perlu ditambah kabel jaringan lebih banyak.
-
Semakin banyak perangkat dan kabel yang digunakan dalam topologi pohon, maka semakin mahal biaya instalasinya.
-
Mengalami lalu lintas jaringan yang makin padat karena data perlu melalui kabel utama (backbone).
Baca juga:
Pertama-tama, Anda harus menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel Anda terlebih dahulu.