Mengaplikasikan konsep hidup kamí (frugal living) dengan melakukan penghematan dalam penggunaan uang tampaknya bisa membantu mencapai sasaran tersebut.
Tahu saja? Konsep ini juga digunakan oleh investor mundo dan Warren Buffet. Ia berbagi beberapa tips untuk melakukannya, paling tidak ada enam tipsnya. Lantas, apa itu?
1. Menginginkan tetap tinggal di rumah yang sama

Rumah adalah bagian terdahulu dari kehidupan manusia sehingga miliki satu rumah sebenarnya sudah cukup. Hal ini juga dibuktikan oleh Warren Buffet, karena ia memilih untuk tetap tinggal di rumahnya di Omaha, Nebraska, selama lebih dari 60 tahun.
Diperkirakan rumah milik Warren Buffet itu cukup sederhana menurut standar miliuner lantaran nilai keseluruhan asetnya memilki nilai total USD 137,4 miliar atau senilai Rp 2,143 triliun. Sebenarnya, sayangnya warren Buffett bukannya melihat rumah dengan gaya mewah apapun.
Dalam kesempatan tertentu, Warren Buffet menjelaskan bahwa rumahnya di Omaha merupakan investasi terbaik yang pernah ia beli. Mungkin karena rumah sederhana miliknya yang nilai fondasinya terus mengalami peningkatan sehingga layak untuk dinantikan.
2. Menggunakan mobil murah

Orang modern saat ini memutuskan membeli mobil karena mobilitas mereka meningkat. Warren Buffet lebih tertarik membeli mobil yang sesuai kebutuhan, bukan karena ingin menyeleksi mobil yang mahal dan besar.
Menurut Forbes, mobil terbaru yang beli oleh Warren Buffet adalah Cadillac XTS pada tahun 2014. Ia mengatakan hal ini dengan alasan tertentu dalam kesempatan OpCode
3. Menggunakan ponsel biasa

Dua contoh kebutuhan konsumtif yang sangat penting. Namun, Warren Buffet tidak terlalu memikirkan perkembangan zaman dan hanya menggunakan telepon pintar biasa untuk tujuan berkomunikasi.
Apple pada tahun 2020. Keputusan tersebut bukan sebagai pemicu karena mengikuti tren, melainkan karena kebutuhan itu sendiri.
4. Tidak berutang

Kebutuhan dan biaya hidup yang semakin tinggi mendorong banyak orang untuk meminjam atau membayar cicilan untuk berbagai hal, bahkan di kalangan orang kaya. Namun, Warren Buffet justru memilih untuk tidak memiliki banyak utang dalam portofoliinya finansial.
Satu-satunya utang yang dimiliki Warren Buffet adalah hipotek dengan jangka waktu 30 tahun untuk sebuah rumah liburan di Laguna Beach, California, yang dipilihnya pada tahun 1971.
5. Jangan berinvestasi dengan uang pinjaman

Dalam membangun portofolio keuangan yang baik, investasi adalah salah satu langkah penting yang patut dipertimbangkan. Namun, Warren Buffet menegaskan bahwa proses investasi sebaiknya tidak bersumber dari uang kredit karena dapat menimbulkan risiko negatif.
Rancangan ini didasarkan pada pengalaman pribadi dari Warren Buffet bahwa ia pernah melakukan kesalahan pada masa muda dengan meminjam uang untuk membeli saham. Dari hasil yang kurang menguntungkan, ia belajar untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut dan menfokuskan diri pada bentuk pemulihan keuangan yang lebih aman.
6. Mencari cara-cara baru dan inovatif untuk menghemat

Memiliki gaya hidup yang lebih berhemat memang bukanlah hal yang mudah dan sering kali sulit dipelihara dengan konsisten. Untuk mengatasinya, Warren Buffet membagikan pengetahuannya dengan cara-cara kreatif menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
Misalnya, ketika Warren Buffet memiliki anak pertama, ia memilih untuk mengubah meja rias menjadi tempat tidur bayi. Begitu juga ketika anak keduanya lahir, ia memutuskan untuk menyewa tempat tidur bayi. Dengan cara tersebut, Warren Buffet tidak perlu membeli barang baru.
Sebagai tambahan, Warren Buffett juga menyampaikan bahwa
Dengan menerapkan beberapa prinsip hidup berhemat seperti yang dilakukan oleh Warren Buffet di atas, kamu dapat memulai mengatur keuangan pribadimu lebih bijak. Kami juga berharap kondisi keuanganmu mendapatkan peningkatan dan dapat memungkinkanmu hidup mandiri bersama keluarga tercinta!
Bacalah juga: Tips Menabung Harian: Kedisiplinan dan Konsisten adalah Kunci
Baca Juga: Mulai Hidup dengan Bijak, Yuk! Simak Mana Ragam Pelajarannya di Sini
Baca Juga: Padahal untuk Kaya Kita Supaya Cepat Beruntung,
Tapi ada 5 hal negatif yang dapat terjadi apabila anda terlalu keras menabung
1. Menambah Sikap Korupsi Fisik
2. Menghambat Potensi Usaha
3. Permulaan Menurun
4. Kurang Fokus
5.Hematnya Berlebihan

Leave a Reply