10 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Telur

Apakah Anda menyukai makan telur? Anda ingin mengetahui beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan telur?

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang sangat populer dan umumnya menjadi bagian dari menu harian. Selain kaya akan protein, telur juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin B12, riboflavin, dan selenium.

Meskipun telur dianggap sangat bergizi, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan telur. Hal ini diasosiasikan dengan masalah pencernaan, keracunan makanan, bahkan efek kesehatan jangka panjang.

Misalnya, memakan telur bersama susu kedelai dapat menyebabkan intak protein yang berlebihan dan ketidaknyamanan pencernaan. Sementara menggabungkan telur dengan pisang dapat menyebabkan pembengkakan perut dan mengganggu proses pencernaan.

Berikut beberapa makanan yang tidak boleh dikomsumsi bersama telur:


Baca Juga :

Dear Ibu, Lima Puluh Empat Layanan Kesehatan yang Belum Dibayarkan oleh BPJS Kesehatan Mulai Agustus 2024

Makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan telur untuk menghindari gangguan pencernaan dan gejala peningkatan kerak telur (kekerasan lapisan protein)

Berikut beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan telur:

1. Pisang

Kombinasi telur dan pisang dapat menyebabkan perut kembung dan memerlukan waktu lebih lama untuk diproses oleh tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya ibu manfaatkan kedua bahan tersebut secara terpisah dalam diet seimbangmu.

Meski demikian, tidak ada penelitian ilmiah yang solid yang mendukung klaim ini. Kombinasi kedua makanan yang kaya akan protein tidak akan menyebabkan masalah pencernaan pada kebanyakan orang.

Perut kembung sering terjadi karena ketidakmampuan tubuh dalam menolerir makanan tertentu atau masalah pencernaan lainnya.

2. Teh

Mengonsumsi teh setelah makan telur dapat mengganggu penyerapan nutrisinya. Teh mengandung tanin yang dapat mengikat protein dan zat besi di telur, sehingga mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerapnya.

Akibatnya, manfaat gizi dari telur tidak dapat dirasakan secara maksimal. Selain itu, mengonsumsi teh setelah makan telur juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada beberapa orang.

3. Susu kedelai

Telur dan susu biji kacang kedelai keduanya adalah sumber protein yang kaya. Menggabungkan keduanya dapat meningkatkan kadar protein dalam tubuh dan menyebabkan kelebihan protein yang bisa mengganggu pencernaan.

4. Makanan yang diawetkan

Hindari makan telur bersamaan dengan makanan yang telah difungsikan alasannya terawatted. Aroma kuat dari makanan yang terawatted atau difermentasi dapat memblokir rasa lembut telur. Bukan hanya itu, aroma pedas dari makanan ini pun dapat dengan mudah memblokir rasa telur.

5. Makanan manis

Tidak disarankan untuk mengonsumsi telur bersama dengan makanan manis yang banyak mengandung gula, terutama dalam jumlah yang berlebihan. Pengkombinasianan ini dapat menghasilkan suatu senyawa yang disebut glikosida. Kemudian, hal ini dapat menghambat penyerapan protein dalam tubuh bahkan saja berpotensi untuk membentuk senyawa beracun dalam sistem pencernaan.

6. Buah yang asam

Hindari mencampur telur dengan buah yang asam, seperti jeruk, jeruk bali, nanas, atau lemon. Hal ini karena keasaman buah jeruk dapat menyebabkan telur membentuk gumpalan saat dimasak bersama.

Asam-asam dalam buah-buahan ini juga dapat merusak protein dalam telur yang menyebabkan gangguan pencernaan, seperti sakit perut atau kembung. Selain itu, buah-buahan yang kaya vitamin C bisa menimbulkan reaksi oksidasi pada beberapa bagian telur.

7. Kopi

Banyak orang suka minum kopi bersama sarapan yang berisi telur. Hanya saja, kopi mengandung asam klorogenat yang mungkin dapat mengganggu absorpsi besi dan kalsium dari telur.

Selain itu, kadar kafein dalam kopi dapat mempercepat gerakannya usus yang dapat menyebabkan telur tidak tercerna dengan baik dan mengurangi penyerapan nutrisinya.

8. Kentang

Telur dan kentang sering disajikan bersama dalam hidangan seperti frittata atau sarapan pagi. Padahal kombinasi ini bukan selalu baik untuk pencernaan.

Kentang mengandung karbohidrat yang dapat memperlambat proses pencernaan protein dari telur. Selain itu, konsumsi kentang dan telur secara bersamaan dapat menyebabkan rasa kembung atau ketidaknyamanan di perut bagi beberapa orang.

9. Alkohol

Hindari mengonsumsi minuman beralkohol yang mengandung telur mentah seperti eggnog. Ini karena ada peningkatan risiko gangguan kesehatan makanan yang bisa diserang bakteri Salmonella yang dapat berkembang dalam telur mentah.

10.

Biasanya tidak terdengar adanya kombinasi yang harmonis. Tanin dalam anggur merah bisa berkonflik dengan rasa telur dan menghasilkan sensasi rasa yang tidak enak.

Pilihan Redaksi
  • Mengenal Fungsi Darah, Tanda Penyakit dan Perlunya perawatan Vaskulosa
  • WHO Rilis 30 Daftar Penyakit Berpotensi Jadi Pandemi, Termasuk:
  • Tidur dengan Lampu Menyala Sehari-hari: Apakah Manfaatnya atau Bahayanya?

Marilah mulai sekarang coba menghindari menggabungkan makan telur dengan makanan dan minuman lain untuk menjaga kesehatan Anda.

. Gratis!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *