
Buah kelapa memang merupakan salah satu buah yang memiliki kegunaan yang banyak. Selain dari bijinya, semua bagian kelapa dapat dimanfaatkan, jangan luput dari mulai dari akarnya hingga buahnya, termasuk juga airnya.
Air kelapa kaya dengan elektrolit seperti kalium, natrium, magnesium, dan kalsium. Mineral-mineral inilah yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama pada kontraksi otot, transmisi impuls saraf, dan kadar cairan tubuh yang seimbang.
Menurut Hannah Van Ark, pendiri Plant Forward Nutritionist, air kelapa adalah pengganti cairan tubuh yang sangat baik, terutama ketika tubuh kehilangan cairan dan garam elektrolit akibat fenomena muntah, diare, atau keringat berlebihan setelah berolahraga.
Hannah mengatakan, komposisi osmotik air kelapa mirip dengan plasma darah manusia, sehingga menjadikannya minuman yang ideal untuk mengganti elektrolit yang hilang selama dehidrasi.
Selain itu, air kelapa juga dapat membantu untuk menjaga tekanan darah secara optimal dengan cara merelaksasikan dinding pembuluh darah dan mengurangi efek natrium yang dapat menyebabkan peningkatan tekana darah.
Van Aark mengatakan, satu cangkir air kelapa mengandung sekitar 404 miligram kalium atau sekitar 9% dari nilai harian rekomendasikan, menjadikannya minuman yang baik untuk kesehatan jantung.

Meskipun kalsium dan vitamin D dikenal sebagai nutrisi utama untuk kesehatan tulang, namun air kelapa juga berperan penting dalam memperkuat tulang karena mengandung kalium. Penelitian menunjukkan bahwa makanan dan minuman yang kaya kalium dapat membantu mencegah osteoporosis dengan menjaga keseimbangan asam-basa dalam tubuh.
Ketika tubuh menjadi terlalu asam, kalsium dari tulang dapat dilepaskan untuk menetralkan kelebihan asam, yang pada akhirnya mengganggu kuatnya tulang. Garam kalium dalam air kelapa membantu mencegah pelepasan kalsium ini, menjaga kepadatan mineral tulang tetap optimal, khususnya bagi orang dewasa yang lebih tua.
Selain manfaat untuk tekanan darah dan sistem tulang, air kelapa juga baik untuk kesehatan pencernaan. Air kelapa memiliki sifat anti peradangan dan anti mikroba yang dapat bermanfaat bagi keseimbangan bakteri pada usus.
, Selasa (2/9).
Setiap harinya, sel-sel tubuh berhadapan dengan gangguan dari molekul-molekul yang disebut radikal bebas. Molekul-molekul ini muncul sebagai hasil proses metabolisme tubuh Anda sendiri, paparan kemungkinan racun dari luar, dan polutan. Ketika tubuh mendapatkan terlalu banyak radikal bebas, hal ini dapat menyebabkan stres oksidatif yang merusak sel tubuh dan meningkatkan risiko timbulnya penyakit menahun.
“Untungnya, antioksidan seperti vitamin C, sitokinin, dan senyawa fenolik ditemukan dalam air kelapa. Hal ini memungkinkan mereka untuk melawan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh,” kata Van Ark.
Namun, Van Ark mencatat bahwa efek antioksidan air kelapa ini belum dipelajari secara menyeluruh pada hewan. Oleh karena itu, diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk mengkonfirmasi temuan ini dan menentukan efektivitasnya pada manusia.

Van Ark menyatakan bahwa mengonsumsi air kelapa secara teratur dapat membantu menjaga kadar gula darah. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa minum air kelapa dapat membantu mengelola penyakit diabetes dengan menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi stres oksidatif.
Manfaat ini diyakini berasal dari kandungan antioksidannya yang tinggi, kadar magnesium, dan adanya asam amino L-arginin. Meskipun demikian, perlu lebih penelitian lanjut pada manusia untuk memastikan keberhasilan ini.
Minuman air kelapa memiliki kadar gula dan kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan banyak minuman manis seperti soda, menjadikannya pilihan yang lebih sehat. Menurut Van Ark, menggantikan minuman manis dengan air kelapa bisa membantu seseorang mengurangi kadar gula darah.
Jika Anda pernah mengalami batu ginjal, tentu Anda tahu betapa menyakitnya itu. Batu ginjal dihasilkan dari mineral dan garam yang mengkristal dan mengumpul di ginjal. Menurut Van Ark, sebuah penelitian kecil yang melibatkan delapan partisipan mengungkapkan bahwa air kelapa dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal dengan meningkatkan produksi asam sitrat dalam urin.
Situsium dikenal dapat menghentikan pembentukan batu ginjal (batu kalsium). Namun, kita memerlukan studi tentang manusia yang lebih besar untuk mengkonfirmasi temuan ini.
Meskipun air kelapa umumnya dianggap aman dikonsumsi, perlu diperhatikan beberapa hal sebelum mengonsumsinya. Orang dengan gangguan ginjal kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkan air kelapa ke dalam pola makan mereka, karena kandungan kalium yang tinggi dalam air kelapa dapat berdampak buruk bagi mereka.
Demikian juga, bila Anda mengalami operasi, sebaiknya hindari air kelapa minimal selama dua minggu terdahulu dan sesudah prosedur medis. Air kelapa berpotensi memengaruhi tekanan darah dan kontrol kadar gula darah selama periode yang sangat kritis ini.
Mengonsumsi air kelapa bersamaan dengan pil antihipertensi atau pil pengontrol gula darah juga dapat menyebabkan tekanan darah dan kadar gula dalam darah menurun terlalu rendah. Jadi, orang yang mengonsumsi obat-obatan ini harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan minum air kelapa sebagai kebiasaan Anda.
Dalam melakukan kebiasaan minum air kelapa secara teratur, bukan hanya memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga menyediakan kebutuhan hidrasi tubuh. Secangkir air kelapa yang tersedia setiap hari dapat membantu regresi keseimbangan elektrolit, menurunkan tekanan darah, menopang kesehatan tulang, meningkatkan fungsi pencernaan, dan masih banyak sebagainya lagi.

Leave a Reply