Pernahkah kamu merasa meledak-ledak dan marah pada suatu saat, seolah-olah emosi itu menguasai dan mengambil alih tubuhmu?
Marah merupakan salah satu emosi paling dasar dalam manusia, tapi apakah kamu tahu apa yang sebenarnya terjadi di otak saat kita merasakan marah?
Mari kita analisis secara psikologis dan ilmiah—tidak hanya untuk memahami emosi ini, tetapi juga untuk mengatasinya dengan lebih baik.
Apa itu Perasaan Marah dan Mengapa Kita Mengalaminya?
Menurut Paul Ekman, seorang ahli dalam studi emosi, kemarahan adalah salah satu emosi dasar manusia yang memiliki fungsi sebagai mekanisme bertahan hidup. Secara evolusi, emosi ini membantu tubuh manusia siap menghadapi ancaman.
Teknologi ini dapat mempengaruhi aspek-aspek penting dalam kehidupan kita, termasuk kesehatan, pendidikan, dan bahkan hubungan sosial kita.
Lalu Apa yang Terjadi di Otak Kita untuk Mengalami Emosi Marah?
Saat kita marah, otak kita mengalami proses yang rumit:
1. Amigdala mengaktifkan alarm
Amigdala adalah bagian otak yang bereaksi terhadap bahaya atau ancaman. Ketika kamu merasa marah, amigdala mengirimkan signal “bahaya” ke seluruh tubuhmu.
2. Belahan otak depan mempertimbangkan tanggapan
Bagian ini berfungsi untuk membantu kita memikirkan perencanaan sebelum melangkah, tetapi dalam keadaan marah, korteks prefrontal sering kalah dari amigdala, sehingga kita cenderung berbuat impulsif.
3. Hormon stres dilepaskan
Tubuhmu menghasilkan adrenalin dan kortisol untuk mempersiapkan “pertarungan atau lari”, membuat detak jantung menyeruak dan napas meningkat.
4. Dampak pada Sistem Limbik
Sistem limbik yang mengatur emosi bisa menjadi “overload” bila dilanda marah terus-menerus, sehingga membahayakan stres kronis dan gangguan mental lainnya.
Dalam psikiatri, kemarahan tidak terkendali dapat menjadi gejala gangguan seperti Gangguan Kemarahan Menetap-menetap atau bahkan depresi.
Aaron T. Beck, seorang ahli terapi kognitif, menjelaskan bahwa pikiran negatif sering menjadi penyebab utama kemarahan. Mengubah cara berpikir dapat menjadi kunci untuk mengendalikan amarah.
Bagi kamu yang ingin memahami lebih bahas tentang amarah dan cara mengaturnya, ada seminar “Pengelolaan Emosi Amarah 101” di IMInspirasi Talk 2.
kita.
Tidak hanya itu, IMInspirasi Talk 2 juga akan menampilkan kejadian istimewa: peluncuran buku Street Fighter karya
Ingatlah bahwa kehidupan sering terasa berkelembaban, namun dengan tekad kuat, setiap hambatan bisa dilalui.
Buku ini sejalan dengan filosofi seminar—kesadaran atas kemampuan mengontrol diri sehati-sentra, seperti mengendalikan amarah, adalah syarat untuk menghadapi segala tantangan hidup.
Mulai tahun baru dengan langkah berestafltasi. Catat tanggalnya: Kamis, 9 Januari 2025, dan bergabunglah dengan IMInspirasi Talk 2, baik offline di Joglo Besan Semarang maupun online melalui Zoom Meeting.
Kehidupan tidak harus sempurna, namun sangatlah berarti jika kita pandanginya dengan bijaksana.
Sampai jumpa di sana!

Leave a Reply