Real Madrid Ajukan Banding Terhadap Kartu Merah Vinicius Junior

Dikabarkan, Real Madrid akan mengajukan apel pengadilan terhadap kartu merah yang diterima Vinicius Junior pada pertandingan melawan Valencia, karena mereka percaya ada tidak adanya homosekan dari kiper tim lawan.

Manajer Asal Italia, Carlo Ancelotti, keberatan jika Vinicius Junior menerima kartu merah tanpa jeda dalam pertandingan Spanyol, Liga vs Valencia melawan Real Madrid pada Jumat 3/1/2025 atau Sabtu pagi waktu Indonesia.

Real Madrid menjelang pertandingan kedua pada minggu ke-12 Liga Spanyol musim 2024-2025 dengan mengunjungi markas Valencia, Stadion La Mestalla.

Pertandingan antara Valencia dan Real Madrid sempat terganggu akibat hujan lebat.

Dalam pertandingan itu, Real Madrid sempat kalah lebih dahulu oleh gol pemain tuan rumah, Hugo Duro, pada menit ke-27.

Tim berhasil meraih kekalahan penuh dengan mengantongi kemenangan 2-1.


Baca juga:

Pada menit ke-85, Luka Modric mencetak gol kemenangan untuk Madrid, diikuti oleh cemplungannya Jude Bellingham satu menit lebih lanjut pada menit-cepat (90+5′) yang juga sempat gagal mengusai tendangan penalti.

Madrid berhasil menebus kekalahan hanya dengan 10 pemain setelah Vinicius Junior menerima kartu merah.

Vinicius Junior mendapat kartu merah langsung pada menit ke-79 karena dianggap melukai kiper Valencia, Stole Dimitrievski.

Dalam ulang tayang VAR, wasit memutuskan bahwa ada dorongan dari Vinicius tersebut terhadap Dimitrievski ke wajahnya.

Insiden tersebut berakibat ketika Dimitrievski memerintahkan Vinicius untuk berdiri setelah jatuh ke dalam kotak penalti.

Pemain sayap Brasil itu seketika bangkit dan menatap keras sambil menggunakan kedua tangan untuk menendang Dimitrievski.

Padahal dalam sebuah adegan lain, tampak kiper Valencia menyulut situasi dengan menendang Vinicius terlebih dahulu seperti gerakan yang maksudnya untuk memancing.

Carlo Ancelotti mengatakan bahwa timnya tidak pantas untuk mendapat kartu merah.

Ancelotti mengatakan bahwa timnya akan mengajukan banding atas kartu merah yang didapatkan oleh Vinicius.


Baca juga:

Seorang analyst taktis asal Italia mengatakan bahwa Vinicius dipotong karena perspektif humanitas oleh Dimitrievski.

“Ancelotti mengatakan bahwa kami akan mengajukan banding. Menurutnya, pengadilan itu bukanlah ‘Kartu Merah’ tetapi ‘Kartu Kuning’”, seperti dikutip dari Football Espana.

Dia telah digantung dari lapangan, namun tim telah merespons saat ini dengan ponten yang sama, seperti seperti apa yang mereka lakukan saat mencoba menyelesaikan penalti yang gagal.

Kita akan mengajukan permohonan banding, tapi saya tidak mengetahui apakah mereka akan menerimanya.

Saya masih belum juga memberitahunya apa-apa, saya sudah mengucapkan selamat kepada para pemain, saya memberikan mereka informasi yang sama seperti yang saya ceritakan sekarang.

Itulah langkah terakhir sebelum mantel dan lalu dorongan dari Vini.

Saya yakin dua kartu kuning sudah berhasil, tapi juga harus mempertimbangkan kemungkinan lain untuk menyelesaikan masalah.

Saya tidak ingin menyatakan bahwa dia menjatuhkan dirinya dalam situasi sulit tersebut.

Ia telah mencuba untuk melakukan berbagai hal dengan baik, seperti biasanya, terkadang ia berhasil dan terkadang kurang berhasil.

Tapi itu sampai di sini saja. Saya berharap saya bisa bermain di partai berikutnya.

“Ia tidak lebih dari itu, ia terus menjadi tolak ukur bagi kami,” ujar Ancelotti menambahkan.

Kartu kuning yang diterima oleh Vinicius Junior di kandang Valencia menjadi yang kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir tersebut.

Dia juga menjadikan kartu merah sebagai celaan paling seringnya dalam kaitan permainan sepak bola selama karirnya.

Setelah pertandingan, Vinicius mengirim pesan via media sosial untuk meminta maaf kepada pelanggannya atau rekan satu timnya.

Tapi, dirinya bisa menghadapi potensi pertandingan tandang dalam waktu lama akibat insiden kemarin.

Jika Real Madrid gagal mendapatkan kartu tersebut, Vinicius harus menghadapi penalti dengan_absensi selama dua hingga empat pertandingan di Liga Spanyol karena perbuatannya tersebut.

Hardware pemain berusia 24 tahun itu memiliki peranan penting bagi serangan depan Madrid. Pada 15 pertandingan di La Liga, ia berhasil mencetak 8 gol dan memberikan 7 pengiring kemilan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *