Putin Tak Juga Pakai Senjata Nuklir di Perang Ukraina, AS Yakin Ada Peran China

Tiongkok berperan faktor kunci yang membuat Presiden Rusia Vladimir Putin tak menjadikan senjata nuklir di perang Ukraina.

Menurut Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyebutkan, wajar jika China akan menyampaikan pesan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin tidak untuk menggunakan senjata nuklir.

Tiongkok menjadi rekan dekat Rusia dan diduga sebagai pendukung keuangan Moskow sejak invasi Ukraina oleh Rusia sejak Februari 2022, meskipun Tiongkok telah menyangkal mendukung upaya militer Rusia sendiri.


Baca Juga:

, Sabtu (4/1/2024).


Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa Cina melibatkan Rusia, dan kami mendorong mereka untuk tidak melewatinya.” atau

“Kami memiliki alasan untuk percaya bahwa China terkait dengan Rusia, dan kita mengatakan, ‘saran kita, jangan melakukannya.’

Diplomat asing Amerika, Antony Blinken, menyatakan bahwa AS sangat khawatir, karena Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya mulai mempertimbangkan pilihan menggunakan senjata nuklear.

Terkait ini, Putin dilaporkan berusaha untuk mengubah doktrin nuklir Rusia.

“Pertumbuhan kemungkinannya membengkak dari 5% menjadi 15%, yaitu mengenai persen dampak reaksi dendam dari pemakaian senjata nuklir yang menurut saya, tidak ada yang bersifat lebih serius,” ungkapnya.

Blinken mengaku China mungkin telah mengintervensi dalam tindakan yang sama yang dilakukan Amerika Serikat ketika mereka memberitahu Beijing tentang niat Putin untuk menjatuhkan kendaraan nuklir ke orbit bumi.

Kesangsian Rusia tentang senjata nulir memainkan peran signifikan dalam membentuk hal-hal baru yang diambil pemerintah Amerika Serikat terkait Ukraina.

Di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden, Gedung Putih telah membongkar pengiriman senjata tertentu dan sementara waktu menunda izin pendirian Kiev untuk melepaskan peluru kendali ke daerah pedalaman Rusia.


Baca Juga:

Presiden Putin sendiri membuka penggunaan ancaman senjata nuklir baru, setelah Presiden Biden memberikan izin kepada Ukraina untuk menggunakan senjata AS untuk menyerang target di Rusia.

Vladimir Putin merevisi instruksi nuklir Rusia, menambahkan syarat atas kondisi yang akan memungkinkan negara itu meluncurkan senjata nuklir.

Meski demikian, intelijen AS mengungkap bahwa tidak ada peningkatan risiko Rusia menggunakan senjata nuklir, dan diyakini melansir masih belum akan terjadi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *